KH. Chasbullah Badawi Wafat

Taqlid itu soal percaya pada otoritas
29/05/2017
Safari Ramadhan PCI NU ANZ 2017
08/06/2017
Show all

KH. Chasbullah Badawi Wafat

Innalillahi wa innailaihi rajiun.

PCI NU ANZ turut berduka cita atas wafatnya KH. Chasbullah Badawi, mustasyar PBNU.

Mustasyar PBNU KH Chasbullah Badawi bagaikan sebuah obor terang, yang selalu menerangi, memberikan petunjuk dan bimbingan bagi kita. Sedangkan kita bukanlah apa-apa. Kita hanyalah lampu yang menyala hanya 5 watt saja.
Demikian diungkapkan KH Zuhud Muchson saat mewakili keluarga pada pemakaman jenazah KH Chasbullah Badawi, Selasa (6/6) di Komplek Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin Kesugihan, Cilacap, Jawa Tengah.
“Beliau adalah obor penerang bagi keluarga, yang selalu memberikan petunjuk dan bimbingan bagi kita semua. Beliau juga perekat persaudaraan keluarga. Beliau juga guru dan panutan bagi keluarga,” ungkapnya di hadapan ribuan pelayat.
Setelah itu, di hadapan ribuan pelayat, Kiai Zuhud menjelaskan uraian singkat mengenai biografi dan sejarah KH Chasbullah Badawi semasa hidup hinga wafatnya.
KH Chasbullah Badawi atau yang akrab disapa Mbah Chasbullah memiliki 12 saudara. Ia adalah putra keenam dari pendiri Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin KH Badawi Khanafi.
KH Chasbullah Badawi diberikan umur oleh Allah lebih panjang daripada umur Abahnya. “Beliau wafat diusia tepat 79 tahun, sedangkan abahnya wafat di usia 73 tahun,” lanjut Gus Zuhud
KH Chasbullah selalu berpesan, berjuanglah, tetapi jangan mengharapkan manfaat di dunia. “Sehingga beliau dikenal sebagai pejuang yang tidak pernah memanfaatkan untuk kepentingan harta dunia sehingga beliau menjadi ulama yang selalu hidup dengan kesederhanaan,” jelasnya  disambut tetesan air mata para hadirin. (Kifayatul Akhyar/Abdullah Alawi)
Sumber: http://www.nu.or.id/post/read/78630/-kh-chasbullah-badawi-obor-penerang-kita-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *