Annual Gus Dur Memorial Lecture 2017

Safari Ramadhan 2017: Wellington
16/06/2017
Download Koleksi E-Books dan E-Kitab ASWAJA
24/01/2018
Show all

Annual Gus Dur Memorial Lecture 2017

PCI NU ANZ kembali menyelenggarakan Annual Gus Dur Memorial Lecture yang keempat pada tanggal 2 Desember 2017 di Melbourne, Australia.

Dalam penyelenggaraan kali ini, PCI NU ANZ bekerja sama dengan Pengajian DDM, Indonesian Studies of Monash University, Forum Masyarakat Indonesia di Australia (FMIA), dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Australia.

Tampil sebagai pembicara adalah bapak Kristiarto S. Legowo (Duta Besar RI untuk Australia), bersama Prof. Tim Lindsey (Law School, University of Melbourne), dan Inayah Wulandari (putri keempat Gus Dur).

bapak Kristiarto S. Legowo (Duta Besar RI untuk Australia) tampil mengisi sesi 1 dan menyampaikan keynote speech tentang kontribusi dan keteladanan Gus Dur. Di Sesi Panel Discussion (Sesi 2), Inayah Wulandari (putri keempat Gus Dur) mengisahkan Gus Dur sebagai ayah dan pengalamannya sebagai putri Gus Dur. Prof. Tim Lindsey (Law School, University of Melbourne) mempresentasikan kontribusi Gus Dur dalam perlindungan hak-hak minoritas di Indonesia dan hubungannya dengan reformasi hukum di Indonesia. Acara dilanjutkan dengan tanya jawab dan pembacaan puisi “Om Telolet Om” oleh Inayah Wahid.

Berikut link streaming video acara (Sesi 1 dan 2):

Live Now!Annual Gus Dur Memorial Lecture 2017 on “Minority Rights and Pluralism in Australia and Indonesia: Lessons from KH Abdurrahman Wahid’s Legacy” at Monash University, Australia.

Posted by Pcinu Anz on Friday, 1 December 2017

Alternatif link video streaming panel discussion bersama Prof. Tim Lindsey dan ibu Inayah Wulandari Wahid (Sesi 2).

Posted by Forum Masyarakat Indonesia di Australia – FMIA on Friday, 1 December 2017

 

Pemberitaan di media:

https://news.detik.com/read/2017/12/04/125324/3753836/1513/putri-gus-dur-bahas-ayahnya-di-melbourne

Leave a Reply