Adelaide Mulai Bershalawat

fitnah akhir zaman
Terompet Itu dan Fitnah Akhir Zaman
30/12/2015
Pembaru Islam vs Perusak islam
Pembaru Islam vs Perusak islam
21/01/2016
Show all

Adelaide Mulai Bershalawat

Adelaide, Minggu 3 Januari 2016 menjadi agak sedikit berbeda dari hari biasanya bagi jamaah Islam Indonesia di Adelaide, South Australia. Pada hari tersebut, sebagian jamaah disibukkan dengan persiapan acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. yang bertajuk “Adelaide Bershalawat: Meneladani Nabi Muhammad SAW., Menebar Islam Damai dan Cinta Kasih”. Acara tersebut terselenggara oleh prakarsa warga Islam di Adelaide yang tergabung dalam Forum KIA (Kajian Islam Adelaide) dan juga beberapa donatur.

Selain anggota KIA yang sebagian besar adalah mahasiswa Indonesia dan keluarganya, acara tersebut juga dihadiri oleh warga Islam Indonesia yang menetap di Adelaide (permanent residents). Bahkan representative dari AIA (Australian Indonesian Association) juga hadir dalam acara tersebut. Beberapa warga asing (non-Indonesia) juga nampak memeriahkan acara tersebut. Adelaide Bershalawat ini, selain ditujukan untuk menyediakan wadah silaturrahim bagi seluruh warga Islam Indonesia yang ada di Adelaide, juga untuk melestarikan budaya lokal masyarakat Islam Indonesia yang sudah mengakar sejak dahulu. Tak kalah penting dari hal tersebut adalah memberikan pemahaman yang komprehensif kepada hadirin tentang Islam yang damai dan toleran melalui tauladan yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW.

Adelaide Bershalawat

Peringatan Maulid Nabi di Adelaide

Sebelum acara puncak yang dilaksanakan di “Active Elders Associacion’s Hall” di daerah Ascot Park Adelaide ini, acara perayaan maulid ini dimeriahkan dengan pelaksanaan lomba anak-anak. Berbagai lomba telah dilaksanakan mulai dari peragaan busana, baca puisi, sampai cerdas cermat. Lomba-lomba tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 2 Januari 2016 di Lapangan Tonsley. Anak-anak dan para orang tua sangat antusias mengikuti acara lomba tersebut.

Pada acara puncak ini, hadirin diajak untuk bersama-sama bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. yang dipimpin oleh grup rebana “al-musafir KIA” sebelum mendengarkan hikmah maulid yang disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Nadirsyah Hosen, L.L.M., MA. (Hons), Ph.D. Beliau adalah Rais Syuriah NU PCI ANZ dan juga Profesor Hukum dari Monash University. Secara garis besar, Gus Nadir dalam taushiyahnya mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW. adalah uswah hasanah (contoh yang utama) bagi umat manusia. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW., dan juga seluruh nabi dan rasul lainnya, sengaja diturunkan oleh Allah kepada umat manusia dalam bentuk manusia biasa, bukan seperti Superman yang mempunyai kekuatan adidaya di atas kemampuan manusia. Hal ini mengisyaratkan bahwa kita yang notabene adalah manusia biasa harusnya mampu melakukan atau menjalankan berbagai ajaran, contoh, dan tauladan yang telah diberikan oleh beliau; terutama kesantunan beliau terhadap sesama. Nabi Muhammad adalah sosok yang sangat toleran, lembut dalam tutur kata dan juga menghargai pendapat dari para sahabatnya. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita meniru akhlaq beliau dengan selalu berbuat baik dan santun terhadap sesama. Lebih penting dari itu adalah membuka diri dan pikiran untuk menerima atau mendengarkan orang lain dan tidak mudah menyalahkan mereka yang berbeda dengan kita. Dengan demikian, kita tidak akan disibukkan dengan persoalan perbedaan pendapat internal dalam Islam. Apalagi kalau perbedaan itu berkenaan dengan persoalan particular (furu’iyah) yang seharusnya tidak perlu dibesar-besarkan. Bahkan dalam kelakarnya, Gus Nadir menyampaikan bahwa “orang lain sudah sibuk meng-eksplorasi bulan, sementara kita masih sibuk melihat bulan”; (menentukan awal dan akhir Ramadhan: Red.)

Adelaide Bershalawat

Tausyiah Gus nadir peringatan Maulid Nabi di Adelaide

Sebelum menutup ceramahnya, Gus Nadir menyampaikan pesan penting yang perlu jadi catatan untuk kita. Beliau, dan tentunya kita semua, berharap bahwa pada suatu saat nanti, orang akan mengenal Islam bukan hanya dari simbol-simbol yang disematkan kepada para pengikutnya seperti hijab dan busana Muslim. Namun, lslam atau orang Islam akan dikenal karena akhlaqnya. Sebagaimana Akhlaq Nabi Muhammad SAW. Semoga seluruh umat Islam, khususnya umat Islam yang ada di Adelaide South Australia bisa melakukan ittiba’ li akhlaq al-rasul (menauladani akhlaq Rasul SAW.).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *